Kamis, 19 Oktober 2017

IPOTPAY: Asisten Pribadi Modern untuk Keuangan Lebih Baik

IPOTPAY
Mengelola uang lebih praktis dan maksimal dengan IPOTPAY 

Apakah kamu tergolong orang yang gajinya selalu habis sebelum akhir bulan? Atau selalu hidup pas-pasan alias gaji hanya pas untuk bertahan hidup hingga akhir bulan, tidak ada lebihnya sama sekali? Atau kamu termasuk orang yang tidak terlalu peduli dengan mengatur uang?
Jika kamu menjawab YA untuk pertanyaan di atas, sudah saatnya kamu berubah menjadi lebih baik. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah memperbaiki cara kamu mengatur uang. Sayangnya, kalimat ini lebih mudah diucapkan ketimbang dipraktikkan. Apalagi ketika kita sibuk dengan aktivitas pekerjaan, urusan keluarga dan lain sebagainya, sehingga mengatur uang bukanlah sebuah prioritas.
Terlebih, mayoritas masyarakat Indonesia belum terdidik untuk mengelola uangnya dengan baik sehingga hal-hal sepele seperti telat membayar cicilan kartu kredit, tagihan listrik, maupun pembayaran bulanan lainnya dianggap menjadi hal yang wajar terjadi.
Sibuk dan lupa menjadi alasan umum, meskipun kita sadar betul ada biaya tambahan yang harus dibayar ketika telat bayar cicilan. Hal-hal kecil yang terlihat seperti ini efeknya jelas merugikan keuangan. Seandainya saja, ada asisten pribadi yang bertugas khusus mengelola keuangan. Pastinya, kita tidak perlu khawatir hal-hal seperti ini terjadi karena asisten pribadi itulah yang akan mengurus semuanya.
Tapi apa ada asisten pribadi yang bisa membuat keuangan kita lebih baik? Jawabnya ada. Inovasi terkini dari IndoPremier melahirkan sebuah aplikasi keuangan bernama IPOTPAY dengan fungsi lebih dari asisten pribadi untuk mengelola uang kamu.
IPOTPAY memiliki fungsi lebih dari asisten pribadi yang bisa digunakan secara praktis guna mempermudah kamu mengatur uang lebih baik daripada sebelumnya. Lebih lanjut, IPOTPAY memiliki tiga keunggulan fungsi yang lebih dari asisten pribadimu. Apa saja itu? Simak ulasan lengkap berikut ini:

1. Atur Uang Secara Otomatis

Kamu tidak perlu panik atau khawatir telat membayar cicilan atau melakukan pembayaran transaksi bulanan lagi sebab IPOTPAY memiliki fitur smart calendar plus schedule payment. Artinya, kamu bisa dengan mudah mengatur jadwal pembayaran cicilan bulanan, pembelian dan transfer dana secara berkala dari mana saja dan kapan pun.
Caranya, pilih menu kalendar IPOTPAY, lalu pilih jenis dan tanggal pembayaran yang diinginkan, nantinya IPOTPAY akan langsung membayarkan atau mengirim dana yang sudah diatur pada tanggal yang sudah ditentukan secara berkala. Gampang bukan?
Makin canggih lagi, IPOTPAY mendokumentasikan catatan secara akurat dan rinci setiap transaksi via IPOTPAY, baik itu transaksi pembayaran iuran berkala maupun transaksi-transaksi yang tidak berulang (one-off transactions). IPOTPAY juga dilengkapi fitur smart notification, dimana setiap transaksi yang kita lakukan akan ada notifikasi via email.
Platform yang lebih dari asisten pribadi ini tidak akan pernah lupa kapan dan jenis pembayaran yang harus dilakukan. Tentunya, hal ini berbeda jika kita menggunakan asisten pribadi manusia yang memiliki risiko lupa.

2. Mencatat Secara Lengkap Transaksi Keuangan

Mengelola uang itu mudah dan menyenangkan, cukup manfaatkan platform modern IPOTPAY yang dirancang bekerja secara otomatis selama 24 jam tanpa lelah.
Jangan heran kalau asisten pribadimu siap siaga mencatat secara lengkap dan rinci semua transaksi keuangan yang kita lakukan.
Catatan ini bisa dilihat kapan dan dimana pun. Kamu juga bisa melihat kembali transaksi apa saja yang sudah dilakukan maupun yang akan dilakukan. Platform fintech keuangan ini dirancang khusus guna memudahkan kita dalam melakukan transaksi keuangan sehari-hari.

3. Aman dan Menguntungkan

Hal yang menjadi perhatian utama saat memilih asisten pribadi adalah rasa aman. Untuk urusan keuangan, rasa aman ini menjadi hal terpenting guna menghindari risiko tertipu atau uang hilang.
Khusus hal ini, IPOTPAY terbukti memiliki fitur keamanan yang baik melalui One-Time Password (OTP) dan Secure PIN  dimana segala macam transaksi baik itu transfer maupun pembayaran berkala akan ada verifikasi OTP dan PIN. Fintech platform IPOTPAY juga diproteksi dengan sistem keamanan SSL 256 bit. Artinya, data pribadi nasabah aman dan terlindungi dari ancaman hacker yang mencoba membobol akun. Makin aman lagi, IPOTPAY juga terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan akun Rekening Dana Nasabah (RDN) dibuat atas nama sendiri yang terpisah dari rekening IndoPremier (segregated account).
Lebih dari sekedar aman, IPOTPAY lebih dari asisten pribadi yang dirancang untuk membantu memaksimalkan uang yang disimpan secara otomatis di reksadana pasar uang. Imbal hasil yang diberikan dengan menabung di IPOTPAY jauh lebih tinggi dibandingkan imbal hasil yang diberikan oleh tabungan bank konvensional, yaitu di kisaran 7-10% per tahun. Makin untung lagi, imbal hasil ini juga bisa langsung digunakan untuk transaksi sehari-hari, mulai dari pembayaran, pembelian, hingga transfer dana.

Miliki Asisten Pribadimu Sekarang Juga

Berkat IPOTPAY kamu sudah bisa memiliki asisten pribadi modern yang siap untuk membantu mengelola uang menjadi lebih baik. Lebih dari sekadar asisten pribadi, IPOTPAY akan membuat kamu makin untung dengan semua fitur yang ada di dalamnya. Yuk, mulai atur uangmu di IPOTPAY dengan langkah mudah yakni registrasi terlebih dahulu di www.IPOTPAY.com atau meng-install terlebih dahulu aplikasi IPOTPAY di Play Store atau App Store


Selasa, 19 September 2017

Morning Update 19 September 2017

Market Wrap

Indeks di bursa saham Wall Street pada perdagangan awal pekan ditutup menguat menjelang rapat suku bunga the Fed. Kesepakatan akuisisi perusahaan Orbital ATK oleh Northrop Grumman berhasil memberikan sentimen positif terhadap indeks. Dow Jones ditutup naik +63 poin (+0,28%) di level 22.331, S&P 500 mencatatkan penguatan +3 poin (+0,15%) di level 2.503, Nasdaq berakhir positif +6 poin (+0,10%) di level 6.454. Pagi ini bursa Asia dibuka di di zona hijau, sementara itu nilai tukar rupiah dibuka menguat -5 poin (-0,04%) di level 13.260.

Technical Ideas

Menguatnya indeks di bursa saham global dan regional diprediksi menjadi sentimen positif indeks, di sisi lain investor yang cenderung menunggu hasil rapat dewan The Fed diperkirakan menjadi katalis negatif. IHSG diproyeksi bergerak bervariasi cenderung menguat dengan rentang support di level 5.860 dengan resistance di 5.905. Pergerakan aliran dana investor asing menjadi salah satu poin yang bisa dicermati, mengingat investor asing masih mendominasi pergerakan IHSG. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:

·          ADRO (Buy, TP: Rp1.865, Support: Rp1.770)
·          TINS (Spec Buy, TP: Rp890, Support: Rp870)
·          SCMA (SELL, Resist: Rp2.310, Support: Rp2.250)
·          ISAT (Spec Buy, TP: Rp6.400, Support: Rp6.200)
                                                              
News Highlight

PT Timah Tbk (TINS) menjalin kemitraan dengan Yunnan Tin, perusahaan timah asal Tiongkok. Kerja sama itu dituangkan dalam perjanjian kerangka kerja sama strategis yang berisi pemrosesan timah, khususnya untuk industri berbahan kimia, dan pengembangan usaha, serta pemanfaatan sumberdaya timah. Lebih lanjut, Amin Haris Sugiarto, Sekretaris Perusahaan TINS menyatakan, kerja sama ini merupakan kerja sama bidang perdagangan untuk produk tin chemical dan kerjasama teknologi proses baik tin chemical maupun solder. Dia menyatakan, pasar Asia berkontribusi terbesar pada penjualan. Kerja sama ini akan memperluas pemasaran produksi hilir serta transfer knowledge teknologi bagi TINS.

PT Waskita Karya Tbk (WSKT) kembali melanjutkan rencana divestasi anak usahanya, PT Waskita Toll Road melalui berbagai cara lain. Direktur Utama Waskita Karya M.Choliq mengatakan cara lain itu antara lain penawaran saham Waskita Toll Road kepada investor strategis hingga penawaran umum perdana saham (IPO). Menurutnya, rencana divestasi itu diharapkan  dapat rampung paling lambat pada akhir semester I/2018. Choliq mengatakan pihaknya telah memulai rencana divestasi tersebut sejak pekan lalu atau pekan kedua September 2017. 
                                                                                                                                                                                                                
PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) mengangkat CEO baru, yakni William Travis Saucer, yang segera efektif menjabat untuk periode 12 bulan. Saucer telah bergabung dengan Grup Lippo sejak 2006. Dia pernah menjabat sebagai Chief Executive Matahari Department Store sampai dengan 2012. Sejak 2013, Saucer tetap menjabat sebagai Komisaris PT Matahari Department Stores Tbk dan Komisaris Independen PT Matahari Putra Prima Tbk. Saucer memiliki lebih dari 37 tahun pengalaman dalam dunia ritel dan manajemen di Amerika Serikat dan Indonesia. Saucer memulai karir profesionalnya pada tahun 1973 di JC Penney and Saks, dan telah menjabat beragam posisi kepemimpinan, termasuk sebagai CEO McRae’s di tahun 1998. Di bawah kepemimpinan Saucer, manajemen MPPA akan tetap fokus pada penguatan proposisi nilai tambah bagi pelanggan dan terus melakukan inovasi. Pada saat yang sama, perseroan juga akan meningkatkan efisiensi operasional serta membangun tim yang kuat.

PT Soechi Lines Tbk (SOCI) optimistis bisa menekan angka rugi selisih kurs. Pasalnya, sejak tahun lalu, SOCI telah melakukan konversi utang berdenominasi rupiah menjadi dollar Amerika Serikat (AS). Paula Marlina, Direktur Keuangan SOCI, mengatakan, konversi utang dilakukan sebagai upaya lindung nilai. Konversi ke dollar AS dilakukan lantaran dalam menjalankan bisnis, SOCI banyak menggunakan mata uang ini. Alhasil, sejak 2017, SOCI tidak lagi mencetak forex gain atau forex loss yang jumlahnya besar. Dengan konversi utang, SOCI bisa mengurangi risiko akibat fluktuasi nilai tukar. Jika rupiah menguat, SOCI bisa mendapatkan potensi keuntungan nilai tukar dari fluktuasi itu.

Rekomendasi Saham IPOT 19 September 2017

IHSG (5.884)
Range: 5.860–5.905

ihsg5.png
---Indeks bertahan di atas MA20 dan membentuk pola samll bullish candle, stochastic netral dan MACD bullish cross over. Target kenaikan indeks pada level 5.905 kemudian 5.925 dengan support di 5.860 dan 5.835.

ADRO (1.820)
Rekomendasi: Buy
adro.png
---Candle ditutup di atas EMA5,10 serta membentuk pola white closing marubozu yang merupakan sinyal bullish continuation, stochastic golden crosss sedangkan MACD masih negatif. Target kenaikan harga pada level 1.865 kemudian 1.920 dengan support di 1.770, cut loss jika break 1.720.

TINS (880)
Rekomendasi: Spec Buy
tins.png
---Candle bertahan di atas EMA50 dan membentuk pola white closing marubozu yang merupakan sinyal bullish continuation, stochastic over sold, dan MACD positif. Target kenaikan harga pada level 890 kemudian 900 dengan support di 870, cut loss jika break 860.

SCMA (2.280)
Rekomendasi: SELL
scma
---Candle ditutup di bawah EMA50 dan membentuk pola long black marubozu yang merupakan sinyal bearish continuation, stochastic over bought dan MACD negatif. Target pelemahan harga pada level 2.250 kemudian 2.220 dengan resist di 2.310 kemudian 2.340.

Rabu, 13 September 2017

Market Brief: Global Lanjutkan Kenaikan, IHSG Mixed di Rentang Konsolidasi

Bursa saham Asia pagi ini, Rabu (13/9), kembali dibuka cenderung menguat melanjutkan tren pencatatan rekor di bursa saham Wall Street dan Eropa, menyambut janji Menteri Keuangan AS untuk "super fokus" menuntaskan reformasi pajak.

Perdagangan saham hari ini dibuka ddengan mencatatkan kenaikan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,47%, dipimpin oleh kenaikan harga saham sektor pertambangan dasar dan perbankan. Penguatan indeks berlanjut naik 0,50% (28,86 poin) ke level 5.775,30 pada pukul 8:20 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang bergerak naik 0,39% (77,73 poin) ke posisi 19.854,35, setelah dibuka melaju 0,45%, terangkat oleh penguatan dolar AS terhadap yen yang mendongkrak harga saham eksportir di bidang otomotif dan elektronika. Indeks Kospi, Korea Selatan melemah 0,07% dan berlanjut turun 0,11% menjadi 2.362,98.

Berusaha lanjutkan tren kenaikan, indeks Hang Seng, Hongkong dibuka menguat tipis 0,04% di posisi 27.984,27 pada pukul 8:35 WIB, namun indeks Shanghai Composite, China melemah 0,14% menjadi 3.374,72.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dihadapkan pada tren kenaikan indeks global dan regional, setelah berhasil keluar dari tekanan penurunan jelang akhir sesi perdagangan kemarin akibat anjloknya rupiah, dan ditutup menguat tipis 0.01% di level 5872.377. Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini masih akan berkisar di rentang konsolidasi cenderung menguat, di tengah tekanan capital inflow dan fluuktuasi harga komoditas. Secara teknikal, sejumlah indikator memperlihatkan kecenderungan rentang pergerakan indeks yang terbatas di area jenuh beli, sehingga diperkirakan akan bergerak mixed.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, menguatnya indeks di bursa saham Global dan Regional serta harga komoditas dunia diprediksi membawa indeks harga saham gabungan bergerak menguat. IHSG diprediksi berada pada rentang support di level 5.845 dengan resistance di 5.900. Pergerakan aliran dana investor asing masih mendominasi pergerakan IHSG.

Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: BBTN [BBTN 3,020 20 (+0,7%)] (Spec Buy, TP: Rp3.080, Support: Rp2.940), ANTM [ANTM 680 -10 (-1,4%)] (BoW, Resist: Rp695, Support: Rp665), BJBR [BJBR 2,560 60 (+2,4%)] (Spec Buy, TP: Rp2.620, Support: Rp2.500), SIMP [SIMP 510 5 (+1,0%)] (SoS, TP: Rp520, Support: Rp500).

Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir menguat dengan mencatatkan rekor baru pada indeks saham Dow Jones Industrial dan S&P 500, didorong lonjakan saham sektor finansial sebesar 1,2%, terutama perbankan sebesar 1,8%. Kenaikan indeks juga dipicu oleh pernyataan Menteri Keuangan AS, tentang reformasi pajak yang disebutnya akan selesai pada akhir tahun ini. Indeks Nasdaq gagal membukukan rekor terhambat oleh penurunan harga saham Apple sebesar 0,4% setelah meluncurkan iPhone terbaru, penurunan kedua terburuk setelah McDonald sebesar 3,2%. Investor kembali membeli pada aset berisiko, setelah meredanya kekhawatiran pada ketegangan politik AS-Korut, dan dampak finansial Badai Harvey dan Irma tampak tidak seburuk yang dikhawatirkan.

Dow Jones Industrial Average menguat 0,28% (61,49 poin) ke posisi 22.118,86.
Standard&Poor’s 500 naik 0,34% (8,37 poin) menjadi 2.496,48.
Nasdaq Composite juga naik 0,34% (22,02 poin) ke level 6.454,28.

Harga ETF saham Indonesia (EIDO) di New York Stocks Exchange anjlok 0,92% menjadi US$27,07.

Bursa saham utama Eropa tadi malam juga berakhir menguat, mencapai level tertinggi dalam lima bulan terakhir. Indeks Stoxx naik 0,52%  ke level 381,42, didukung kenaikan hampis semua indeks saham sektoral, dimotori kenaikan indeks saham keuangan dan perbankan, masing-masing sebesar 1,6% dan 1,1%. Indeks saham perusahaan asuransi melanjutkan kenaikan sebesar 0,8%, setelah meredanya kekhawatiran akan dampak Badai Harvey dan Irma di AS. Harga saham otomotif juga menyumbang lonjakan kenaikan indeks, dipimpin oleh lesatan harga saham Volvo sebesar 1,9%. Namun indeks FTSE 100, Inggris malah melemah, tertekan oleh rilis data inflasi Agustus sebesar 2,9%, yang dinilai menambah tekanan pada Bank of England untuk menentukan kebijakan moneternya dalam rapat Kamis besok.

FTSE 100 London turun 0,17% (-12,90 poin) menjadi 7.400.
DAX 30 Frankfurt naik 0,40% (49,53 poin) ke posisi 12.524,77.
CAC 40 Paris melaju 0,62% (32,30 poin) ke level 5.209,01.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York, pagi tadi berakhir cenderung mendatar, di tengah penantian investor pada rilis data inflasi AS periode Agustus yang akan dirilis Kamis besok, dan bisa mempengaruhi kenaikan suku bunga Federal Reserve berikutnya. Laporan data lowongan pekerjaan AS pada akhir Juli lalu sebanyak 6,2 juta, hanya sedikit berubah dibanding sebeluumnya. Indeks Dolar AS, yang mengukur kurs greenback terhadap enam mata uang negara maju bergerak tipis di kisaran 91.88, setelah mengalami lonjakan sebesar 0,60% pada awal pekan ini seiring dengan meredanya kekhawatiran terhadap ketegangan geopolitik di Semenanjung Korea, dan dampak Badai Harvey dan Irma di AS.

Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

Currency

Value

Change

% Change

Time (ET)

Euro (EUR-USD)

1.1967

0.00

0.00%

6:41 PM

Poundsterling (GBP-USD)

1.3288

0.0005

+0.04%

6:41 PM

Yen (USD-JPY)

110.2000

0.03

+0.03%

6:41 PM

Yuan (USD-CNY)

6.5354

0.0062

+0.09%

11:29 AM

Rupiah (USD-IDR)

13,199.50

43.50

+0.33%

4:56 AM

Sumber : Bloomberg.com, 12/9/2017 (ET)

Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi tadi bergerak cenderung mendatar. Bursa komoditas AS ditutup dengan mencatatkan kenaikan tipis, kendati laporan bulanan OPEC menyebutkan bahwa output sepanjang Agustus mengalami penurunan sebesar 79.000 barel per hari dibanding Juli lalu menjadi 32.76 juta bph, dan meramalkan kenaikan output pada 2018 sebesar 590.000 bph menjadi 9,84 juta bph. Pasar masih menilai dampak badai yang menyerang AS terhadap pasr minyak mentah di negara tersebut, sambil menunggu rilis laporan data stok minyak dari American Petroleum Institute (API), dan Badan Infromasi Energi AS.

Harga minyak WTI untuk penyerahan Oktober, naik 16 sen menjadi US$48,23 per barel.
Harga minyak Brent untuk pengiriman November, naik 43 sen menjadi US$54,27 per barel.

Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi berakhir meleorot, memasuki dua sesi penurunan berturut-turut, tertekan oleh kenaikan indeks bursa saham Wall Street yang terus melaju mencatatkan rekor baru, dan penguatan dolar AS. Investor kembali meminati aset-aset berisiko dan meninggalkan aset-aset safe havens, seperti emas dan yen Jepang, sambil menunggu rapat kebijakan The Fed sejelang akhir pekan ini.

Harga emas untuk pengiriman Desember turun US$3,00 (-0,22%) menjadi US$1.332,7 per ounce.
Harga emas di pasar spot turun ke level terendah sepanjang September ini menjadi US$1.322,15 per ounce.
(AFP, CNBC, Reuters)